Kolaborasi Lapas Amuntai dan UIN Antasari Gelar Screening Kesehatan Mental Warga Binaan


MediaJawa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai melaksanakan kegiatan screening kesehatan mental dan konseling psikologi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Antasari Banjarmasin sebagai bagian dari upaya meningkatkan perhatian terhadap kesehatan mental warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Kegiatan screening kesehatan mental ini bertujuan untuk mengetahui kondisi psikologis dan kesehatan mental warga binaan secara lebih dini. Melalui proses screening, kondisi psikologis WBP dapat dipetakan sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memberikan pendampingan dan pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing warga binaan.

Selain screening, kegiatan juga dilengkapi dengan konseling psikologi yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk menyampaikan berbagai perasaan, permasalahan, maupun kendala yang mereka hadapi selama menjalani masa pidana. Konseling dilakukan sebagai bentuk pendampingan agar warga binaan dapat memperoleh ruang yang aman untuk berkomunikasi dan mendapatkan dukungan psikologis.

Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai menyampaikan bahwa kesehatan mental merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan. Kondisi mental yang baik diharapkan dapat membantu warga binaan mengikuti seluruh program pembinaan dengan lebih optimal serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mengetahui kondisi kesehatan mental warga binaan secara lebih dini, sehingga apabila terdapat warga binaan yang membutuhkan perhatian atau pendampingan lebih lanjut, dapat segera ditindaklanjuti sesuai dengan kebutuhannya,” ujarnya.

Kerja sama antara Lapas Kelas IIB Amuntai dan LP2M UIN Antasari Banjarmasin diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung pemenuhan kebutuhan psikologis warga binaan. Hasil dari kegiatan screening dan konseling nantinya dapat menjadi salah satu bahan evaluasi dalam menentukan bentuk pendampingan yang tepat.

Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Lapas Kelas IIB Amuntai dalam memberikan pelayanan dan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga memperhatikan kesehatan mental, kesejahteraan psikologis, serta kesiapan warga binaan untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Kolaborasi Lapas Amuntai dan UIN Antasari Gelar Screening Kesehatan Mental Warga Binaan
  • Kolaborasi Lapas Amuntai dan UIN Antasari Gelar Screening Kesehatan Mental Warga Binaan
  • Kolaborasi Lapas Amuntai dan UIN Antasari Gelar Screening Kesehatan Mental Warga Binaan
  • Kolaborasi Lapas Amuntai dan UIN Antasari Gelar Screening Kesehatan Mental Warga Binaan
  • Kolaborasi Lapas Amuntai dan UIN Antasari Gelar Screening Kesehatan Mental Warga Binaan
  • Kolaborasi Lapas Amuntai dan UIN Antasari Gelar Screening Kesehatan Mental Warga Binaan