Perkuat Aspek Spiritual, Lapas Amuntai Gelar Pembinaan Tilawah di Pondok Pesantren At-Taubah
MediaJawa — Suasana khusyuk menyelimuti Pondok Pesantren At-Taubah Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Amuntai saat warga binaan mengikuti kegiatan pembinaan keagamaan berupa pengajian seni baca Al-Qur'an. Kegiatan yang diperuntukkan bagi warga binaan kamar 10 dan 11 ini menghadirkan penceramah sekaligus pembimbing tilawah, Ustadz Akhmad Noor Rifa'i, S.Pd.I. dari Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kamis (29/10).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan di Ponpes At-Taubah sebagai upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid sekaligus memperindah lantunan ayat suci melalui seni baca Al-Qur'an. Dengan pendampingan langsung dari pengajar Kementerian Agama, warga binaan dibimbing memperbaiki makharijul huruf, panjang pendek bacaan, hingga penguasaan irama tilawah.
Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu fondasi penting dalam proses pembentukan karakter warga binaan.
“Al-Qur'an tidak hanya menjadi pedoman hidup, tetapi juga menjadi sarana membentuk ketenangan hati dan akhlak yang lebih baik. Melalui pembinaan seni baca Al-Qur'an di Ponpes At-Taubah, kami berharap warga binaan semakin percaya diri dalam membaca Al-Qur'an dengan baik sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Gusti Iskandarsyah.
Dalam penyampaiannya, Ustadz Akhmad Noor Rifa'i, S.Pd.I. mengajak para peserta untuk terus menjaga kedekatan dengan Al-Qur'an melalui latihan yang konsisten dan penuh keikhlasan.
“Seni baca Al-Qur'an bukan sekadar memperindah suara, tetapi bagaimana kita membaca firman Allah dengan benar, memahami adab membacanya, dan menjadikan Al-Qur'an sebagai cahaya yang membimbing kehidupan. Semoga setiap huruf yang dibaca menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” tutur Ustadz Akhmad Noor Rifa'i.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti pembelajaran dengan penuh antusias. Mereka secara bergantian mempraktikkan bacaan Al-Qur'an di hadapan pembimbing untuk mendapatkan arahan mengenai pelafalan huruf, penerapan hukum tajwid, serta teknik melagukan ayat secara tepat.
Melalui pembinaan keagamaan yang berkelanjutan di Ponpes At-Taubah, Lapas Kelas IIB Amuntai terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual warga binaan, sehingga proses pembinaan tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga membentuk pribadi yang lebih baik, religius, dan siap kembali menjadi bagian dari masyarakat.
Baca Juga:
