Siraman Rohani di Balik Tembok Lapas, Warga Binaan Amuntai Rutinkan Pembacaan Yasin dan Dzikir Bersama


MediaJawa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai terus berkomitmen memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan keagamaan yang rutin dan berkelanjutan. Pada Jumat (9/10), warga binaan dari Kamar 11 dan Kamar 12 mengikuti kegiatan pembinaan rohani berupa pembacaan Surah Yasin, dzikir, dan sholat Dhuha berjamaah.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khusyuk. Para warga binaan mengikuti setiap rangkaian ibadah sebagai bentuk ikhtiar untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dan memperbaiki diri.

Pembacaan Surah Yasin dan dzikir bersama menjadi momentum bagi warga binaan untuk menenangkan hati, memanjatkan doa, serta melakukan introspeksi diri. Sementara itu, pelaksanaan sholat Dhuha berjamaah diharapkan dapat menumbuhkan kedisiplinan dalam beribadah dan membiasakan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu bagian penting dalam membentuk karakter dan kepribadian warga binaan selama menjalani masa pidana.

“Kami berharap kegiatan pembinaan keagamaan seperti pembacaan Surah Yasin, dzikir, dan sholat Dhuha berjamaah ini dapat menjadi sarana bagi warga binaan untuk memperkuat keimanan, menenangkan hati, serta memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik. Masa pembinaan hendaknya dimanfaatkan sebagai momentum untuk introspeksi diri, meningkatkan ketakwaan, dan mempersiapkan diri agar nantinya dapat kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan yang positif,” ujar Gusti Iskandarsyah.

Ia juga menegaskan bahwa pembinaan di dalam Lapas tidak hanya berfokus pada kedisiplinan dan keterampilan, tetapi juga pada penguatan mental dan spiritual. Melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, warga binaan diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran diri, membangun akhlak yang baik, serta memiliki bekal moral untuk menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.

Pelaksanaan pembinaan rohani ini menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas IIB Amuntai dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang religius, harmonis, dan kondusif. Selain memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT, kegiatan bersama ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kebersamaan dan saling mengingatkan dalam kebaikan antarsesama warga binaan.

Melalui pembinaan yang konsisten, Lapas Amuntai terus mendorong setiap warga binaan agar mampu memaknai masa menjalani pidana sebagai kesempatan untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Nilai-nilai keagamaan yang ditanamkan diharapkan menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

Pembinaan bukan sekadar menjalani masa pidana, melainkan juga perjalanan untuk memperbaiki diri, menguatkan iman, dan menata masa depan. Dengan hati yang lebih tenang dan keimanan yang semakin kuat, warga binaan diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab, berakhlak baik, dan bermanfaat bagi sesama.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Siraman Rohani di Balik Tembok Lapas, Warga Binaan Amuntai Rutinkan Pembacaan Yasin dan Dzikir Bersama
  • Siraman Rohani di Balik Tembok Lapas, Warga Binaan Amuntai Rutinkan Pembacaan Yasin dan Dzikir Bersama
  • Siraman Rohani di Balik Tembok Lapas, Warga Binaan Amuntai Rutinkan Pembacaan Yasin dan Dzikir Bersama
  • Siraman Rohani di Balik Tembok Lapas, Warga Binaan Amuntai Rutinkan Pembacaan Yasin dan Dzikir Bersama
  • Siraman Rohani di Balik Tembok Lapas, Warga Binaan Amuntai Rutinkan Pembacaan Yasin dan Dzikir Bersama
  • Siraman Rohani di Balik Tembok Lapas, Warga Binaan Amuntai Rutinkan Pembacaan Yasin dan Dzikir Bersama