Tanamkan Kedisiplinan Kerja Sejak Dini, Lapas Kotabaru Rutinkan Apel Sebelum Latihan Kerja
MediaJawa – Sebelum memulai aktivitas produktif, warga binaan Lapas Kelas IIA Kotabaru mengikuti apel dan pengabsenan sebagai bagian dari persiapan latihan kerja, Sabtu (10/10). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangun kedisiplinan sekaligus memastikan kesiapan warga binaan dalam mengikuti program pembinaan kemandirian.
Pelaksanaan apel dilakukan sebelum warga binaan menuju area latihan kerja. Petugas melakukan pengecekan kehadiran untuk memastikan peserta mengikuti kegiatan sesuai jadwal serta menaati ketentuan yang berlaku di lingkungan lapas.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Ahmad Hamirun, menyampaikan bahwa apel dan absensi merupakan bagian penting dalam membentuk kebiasaan kerja yang tertib. “Kami ingin warga binaan terbiasa disiplin sejak sebelum memulai pekerjaan, mulai dari kehadiran, kesiapan mengikuti arahan, hingga tanggung jawab dalam menjalankan kegiatan latihan kerja,” ujar Ahmas.
Selain memastikan kehadiran, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun keteraturan sebelum latihan kerja berlangsung. Warga binaan diharapkan mampu mengikuti arahan petugas, menjaga ketertiban, serta melaksanakan setiap kegiatan dengan sungguh-sungguh.
Latihan kerja merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengembangkan keterampilan praktis. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan dapat belajar mengenai proses kerja sekaligus membangun sikap tekun, teliti, dan bertanggung jawab.
Pembiasaan disiplin sebelum bekerja diharapkan dapat menjadi bekal positif bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat. Nilai-nilai seperti ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, dan kesungguhan dalam menyelesaikan pekerjaan merupakan bagian penting dalam mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pidana.
Melalui apel dan pengabsenan sebelum latihan kerja, Lapas Kelas IIA Kotabaru terus memperkuat pembinaan yang terarah dan produktif. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen untuk membekali warga binaan dengan keterampilan serta karakter positif demi mendukung proses reintegrasi sosial.
Baca Juga:
