Bangkapost – Lapas Kelas IIA Kotabaru bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Muzakki kembali melaksanakan kegiatan belajar Paket C pada Selasa (25/11). Program ini diikuti 15 peserta, terdiri dari 14 Warga Binaan serta 1 orang eks Warga Binaan yang saat ini menjalani program Pembebasan Bersyarat. Kegiatan difokuskan pada persiapan kenaikan kelas menuju tingkat akhir, yaitu kelas 12.
Kalapas Kotabaru Doni Handriansyah hadir memberikan motivasi langsung kepada para peserta. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam proses perubahan diri. “Jangan merasa kesempatan sudah tertutup. Selama kalian mau belajar, selalu ada jalan untuk memperbaiki masa depan,” ujarnya.
Kalapas juga mengingatkan bahwa meski berada dalam lingkungan terbatas, para peserta tetap memiliki ruang untuk berkembang. “Fisik kalian mungkin dibatasi, tapi tidak dengan pikiran. Ilmu bisa membawa kalian jauh lebih bebas,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa pembelajaran tidak hanya soal memperoleh ijazah, tetapi juga membentuk karakter. “Yang kami harapkan dari kalian adalah perubahan cara berpikir dan sikap yang lebih baik,” katanya.
Lebih jauh, Kalapas menekankan pentingnya disiplin dan komitmen selama mengikuti pendidikan. “Kalau kalian menjalaninya dengan sungguh-sungguh, manfaatnya akan terasa ketika kalian kembali ke masyarakat,” tambahnya.
Dari pihak penyelenggara pendidikan, Fahry dari PKBM Muzakki memberikan apresiasi terhadap antusiasme peserta. “Motivasi belajar mereka sangat kuat. Ini modal besar untuk keberhasilan proses pendidikan di Paket C,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kotabaru terus memperkuat layanan pendidikan sebagai bagian dari pembinaan, membuka ruang bagi peserta untuk menata masa depan dengan lebih baik dan penuh harapan.




