MediaJawa - Rapat bersama yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan pada Senin (24/11) pada pukul 10.30 Wita s/d selasai, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura bersama jajaran Giatja mengikuti via zoom meeting dengan agenda persiapan pameran dan kurasi produk hasil karya warga binaan bersama Yayasan Srikandi Merah Putih yang rencananya akan dilaksanakan pada 19 s/d 21 Desember mendatang di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan.
Dalam rapat bersama tersebut, seluruh UPT Pemasyarakatan mempresentasikan produk unggulan masing-masing yang akan dipilih untuk dapat diikutsertakan pada kegiatan pameran. LPP Martapura sendiri kembali presentasikan produk unggulannya. Dalam rapat bersama yang terbagi menjadi dua sesi tersebut, bukan hanya amplang warna permata yang termasuk dalam pilot project branding, LPP Martapura dalam kesempatannya juga mempresentasikan produk unggulan lainnya yaitu rengginang warna permata.
“Kita fokus pada dua produk unggulan, amplang dan rengginang warna permata. Apapun kegiatannya, apapun acara nya, apapun agendanya dua produk ini yang kita galakkan. Sehingga kalau orang-orang dengar tentang LPP Martapura, mereka ingat dengan amplang dan rengginang itu produknya kita,” Jelas Evi selaku Kepala Lapas.
Lebih lanjut dijelaskan oleh Rose Mery Kusuma Dewi, Kasi Giatja, untuk mekanisme produksi amplang warna permata yang masuk dalam pilot project branding produk pemasyarakatan secara garis besar sudah disusun bersama sesuai arahan dari Kepala Lapas agar konsistensi rasa atau kualitas maupun kuantitas produksi terjamin sehingga tidak terjadi kekosongan stok. Selanjutnya, untuk rengginang warna permata meskipun produk tersebut masih tergolong sangat baru, LPP Martapura akan terus berusaha rengginang warna permata juga bertransformasi menjadi produk unggulan dengan branding dan pasar yang luas kedepannya.
“Amplang kan memang sudah sangat dikenal, pemasarannya pun juga sudah luas, tinggal branding nya yang harus kami lebih tingkatkan lagi. Rengginang ini meskipun baru tapi ternyata pangsa pasar nya tinggi, produksi kami setiap hari tapi biasanya langsung sold, kedepannya kami akan menyusun kembali mekanisme produksi sehingga sesuai dengan arahan Kalapas kualitas terjamin dan kuantitas atau ketersediaan produk juga terjaga,” ucap Rose Mery.
Amplang warna permata sebelumnya menjadi salah satu produk yang masuk dalam Pilot Project Branding Pemasyarakatan. Dalam SK Keputusan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Martapura Nomor : WP.19.PAS.17- 2773.SA.04.01 TAHUN 2025, Rose Mery ditunjuk sebagai koordinator Tim Branding.
“Kita siap berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, siap mendukung dan mengirimkan produk, kami yakin kegiatan ini pula dapat menjadi sarana untuk kami mempromosikan lebih luas lagi unggulan kami dari LPP Martapura,” Jelas Evi.




