Mediajawa – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Martapura terus memperkuat pelaksanaan pembinaan kemandirian melalui penandatanganan dan implementasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Dewan Pengurus Cabang Kabupaten Banjar. PKS ini menjadi landasan sinergi dalam membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bermanfaat dan berkelanjutan, Kamis(22/01).
Kerja sama antara Lapas Perempuan Martapura dan APJI DPC Kabupaten Banjar telah terjalin sejak tahun 2023 dan berjalan secara konsisten hingga saat ini. Melalui PKS tersebut, kedua belah pihak berkomitmen melaksanakan kegiatan pembinaan kemandirian setiap tahun, khususnya di bidang jasa boga, sebagai bagian dari upaya mempersiapkan Warga Binaan agar memiliki bekal keterampilan setelah selesai menjalani masa pidana.
Sebagai implementasi PKS di tahun ini, Lapas Perempuan Martapura bersama APJI DPC Kabupaten Banjar melaksanakan pelatihan tata boga dengan materi pembuatan rice bowl dan choco lava. Kegiatan ini dirancang sebagai pelatihan aplikatif yang memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis, sekaligus membuka peluang kemandirian ekonomi bagi Warga Binaan di masa mendatang.
Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, menyampaikan bahwa PKS dengan APJI merupakan bentuk komitmen nyata lapas dalam menghadirkan pembinaan yang terarah, terukur, dan berkesinambungan. Menurutnya, keberadaan PKS menjadi dasar kuat bagi kolaborasi yang saling mendukung antara lapas dan mitra eksternal.
“Melalui PKS ini, kami memastikan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan dapat dilaksanakan secara konsisten setiap tahun dan memberikan manfaat yang nyata sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat,” ujar Evi.
Ia berharap sinergi yang terjalin melalui PKS tersebut dapat terus diperkuat dan memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan tujuan pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan dan kemandirian Warga Binaan.
- LPP Martapura




