MediaJawa - Kegiatan perawatan tanaman terus dilaksanakan oleh Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (08/01) di area kebun pembinaan Rutan Rantau dengan melibatkan petugas serta warga binaan yang tergabung dalam program pembinaan kemandirian. Perawatan dilakukan secara rutin untuk memastikan tanaman tumbuh optimal dan memberikan hasil yang maksimal.
Perawatan tanaman meliputi penyiraman, pemupukan, pembersihan gulma, serta pengecekan kondisi tanaman secara menyeluruh. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kualitas tanaman, tetapi juga sebagai sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan agar memiliki pengetahuan dan kemampuan di bidang pertanian yang dapat dimanfaatkan setelah selesai menjalani masa pidana.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa kegiatan perawatan tanaman ini merupakan wujud nyata dukungan Rutan Rantau terhadap ketahanan pangan sekaligus implementasi dari 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan program ketahanan pangan berjalan berkelanjutan, sekaligus memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan,” ujar Renaldi Hutagalung.
Sementara itu, Pengelola Pembimbingan Kemandirian, Angga Suma Wijaya, menjelaskan bahwa konsistensi dalam perawatan tanaman menjadi kunci utama keberhasilan program ini. “Perawatan yang rutin dan terencana akan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif. Selain itu, warga binaan juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama dalam mengelola kebun,” ungkap Angga.
Dengan adanya kegiatan perawatan tanaman ini, Rutan Kelas IIB Rantau berharap dapat berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta menyukseskan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ke depan, hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi internal rutan, tetapi juga bagi masyarakat luas.




