Iklan 1060x90

Menata Hati di Balik Jeruji, WBP Lapas Narkotika Karang Intan Tekuni Latihan Maulid Habsyi

Syifa W.
Selasa, Januari 27, 2026 WIB Last Updated 2026-01-27T08:37:29Z

MediaJawa — Suasana Masjid At Taubah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan tampak berbeda pada Selasa (27/1). Alunan rebana berpadu dengan lantunan syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW menggema penuh semangat. Sejumlah Warga Binaan dengan penuh antusias mengikuti kegiatan Pembinaan Kepribadian melalui Latihan Maulid Habsyi, sebuah ikhtiar membangun karakter, spiritualitas, dan kebersamaan di balik tembok pemasyarakatan.

Dalam kegiatan tersebut, para Warga Binaan berlatih memainkan berbagai instrumen seperti rebana, bass, serta vokal syair Maulid Habsyi. Bukan sekadar latihan, kegiatan ini menjadi ruang ekspresi positif, sarana menenangkan jiwa, sekaligus wadah menanamkan nilai-nilai keagamaan dan akhlak mulia.

Salah satu Warga Binaan, Sofyan, yang mengikuti latihan mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan ini.
“Lewat Maulid Habsyi ini kami merasa lebih tenang, lebih dekat dengan Allah. Latihan bersama juga bikin kami saling menguatkan dan belajar disiplin,” tuturnya dengan penuh harap.

Kasi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Narkotika Karang Intan, Gunadi, menegaskan bahwa pembinaan kepribadian berbasis keagamaan memiliki peran penting dalam proses perubahan Warga Binaan.
“Latihan Maulid Habsyi ini bukan hanya soal seni, tetapi membangun karakter, mental, dan spiritual Warga Binaan agar mereka memiliki bekal positif saat kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan komitmen pemasyarakatan dalam menciptakan pembinaan yang humanis dan bermakna.
“Kami ingin Lapas menjadi tempat pembinaan, bukan sekadar penghukuman. Melalui kegiatan keagamaan seperti Maulid Habsyi, kami berharap Warga Binaan mampu memperbaiki diri, menumbuhkan nilai religius, dan siap menjadi pribadi yang lebih baik,” tegas Kalapas.

Latihan Maulid Habsyi ini menjadi bukti nyata bahwa di balik jeruji, masih tumbuh semangat untuk berubah, belajar, dan menebar kebaikan. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Narkotika Karang Intan terus menghadirkan harapan baru—bahwa setiap insan selalu memiliki kesempatan kedua untuk kembali ke jalan yang lebih baik. 
Komentar

Tampilkan

  • Menata Hati di Balik Jeruji, WBP Lapas Narkotika Karang Intan Tekuni Latihan Maulid Habsyi
  • 0

Berita Terkini

Iklan