MediaJawa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan memperingati Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul, Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, sekaligus menggelar doa bersama menyambut Tahun Baru 2026, bertempat di Masjid At-Taubah Lapas Narkotika Karang Intan, Kamis (01/1). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan spiritual dan refleksi diri bagi Warga Binaan dalam mengakhiri tahun dan menyongsong tahun yang baru dengan penuh harap dan doa kepada Allah SWT.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa khatam Al-Qur’an, dilanjutkan pembacaan Maulid Habsyi, syair manaqib Abah Guru Sekumpul, serta tahlil yang dipimpin oleh santri Warga Binaan Masjid At-Taubah. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan terasa saat lantunan shalawat dan doa menggema, menciptakan nuansa religius yang menenangkan hati para jamaah.
Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan haul Abah Guru Sekumpul merupakan sarana meneladani nilai-nilai keteladanan, kesederhanaan, dan keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap kegiatan ini menjadi penguat iman sekaligus motivasi perubahan bagi Warga Binaan.
“Momentum haul Abah Guru Sekumpul dan pergantian tahun ini kita jadikan sebagai sarana muhasabah diri, memperbaiki niat, dan menata langkah ke depan agar menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat,” ujar Yugo.
Kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Guru Muhammad Noor dari Lamanda, Kalimantan Tengah. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan keteladanan Abah Guru Sekumpul sebagai pedoman hidup, khususnya dalam memperbaiki akhlak dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Tahun baru bukan sekadar pergantian waktu, tetapi kesempatan untuk hijrah menuju kebaikan. Di mana pun kita berada, termasuk di dalam lapas, pintu taubat selalu terbuka selama kita sungguh-sungguh kembali kepada Allah SWT,” tutur Guru Muhammad Noor.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Guru Muhammad Noor, memohon keberkahan, keselamatan, dan kekuatan iman di tahun yang baru. Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Karang Intan menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter dan kesiapan reintegrasi sosial Warga Binaan.




