MediaJawa — Sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus implementasi program desa binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Karya Utama, Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara, Sabtu (16/5).
Kegiatan sosial ini dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, didampingi pejabat struktural. Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan dasar guna membantu meringankan beban masyarakat terdampak musibah kebakaran.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut nyata dari program desa binaan yang sebelumnya telah dijalin Lapas Kotabaru melalui kerja sama dengan Pemerintah Desa Semayap. Program ini bertujuan memperkuat hubungan sinergis antara Lapas dan masyarakat sekitar melalui berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan, dan kepedulian kemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bahwa kehadiran Lapas di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pembinaan internal, tetapi juga memberikan kontribusi sosial yang nyata.
“Desa Semayap merupakan bagian dari program desa binaan Lapas Kotabaru. Karena itu, ketika ada masyarakat yang tertimpa musibah, kami merasa perlu hadir dan memberikan dukungan secara langsung sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas,” ujar Doni.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak korban sekaligus memperkuat hubungan baik antara Lapas dengan masyarakat desa binaan.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga terdampak. Semoga para korban diberikan kekuatan dan dapat segera bangkit dari musibah ini,” tambahnya.
Perwakilan keluarga korban, Aisyah, mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan jajaran Lapas Kotabaru.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan perhatian dari Lapas Kotabaru. Ini sangat membantu kami dalam kondisi saat ini,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh suasana kekeluargaan. Melalui aksi sosial ini, Lapas Kotabaru kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan program desa binaan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.




