Mediajawa — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura bergerak cepat melakukan langkah antisipatif guna mencegah penyebaran penyakit menular, Selasa (19/5/2026). Jajaran Lapas Perempuan Martapura melaksanakan kegiatan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas surat Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi, terkait Pemasyarakatan Waspada Risiko Penularan Hantavirus di lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.
Pertemuan ini membahas mengenai Hantavirus, mekanisme deteksi dini, hingga pengendalian faktor risiko khususnya pemberantasan tikus yang menjadi reservoir utama virus tersebut.
Plt. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kab. Banjar, Hj. Mariana, S.K.M., menyatakan kesiapan instansinya untuk mengawal ketat upaya pencegahan ini melalui edukasi dan kesiapsiagaan medis.
"Kami memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kewaspadaan di lingkungan pemasyarakatan ini. Melalui koordinasi yang kuat, kami siap memfasilitasi pemberian edukasi kesehatan bagi petugas dan warga binaan, serta memastikan kesiapsiagaan tim medis apabila nantinya ditemukan kasus dengan gejala yang mengarah pada infeksi Hantavirus," ujar Hj. Mariana.
Kasi Binadik Rose Mery, menegaskan komitmen penuh pihak lapas dalam menjaga kebersihan lingkungan blok hunian secara internal. Beliau menyebut bahwa pengawasan terhadap kebersihan lingkungan dan pengendalian hama akan semakin diperketat setelah koordinasi ini.
"Kesehatan warga binaan adalah prioritas kami. Menindaklanjuti arahan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Lapas Perempuan Martapura berkomitmen penuh untuk meningkatkan pengawasan kebersihan lingkungan, mengoptimalkan pengendalian hama tikus, serta melakukan pelaporan segera jika ada kondisi yang memerlukan penanganan medis, demi menciptakan lapas yang sehat, aman, dan bebas dari penyakit menular," tegas Rose Mery.
Melalui koordinasi yang berjalan lancar ini, diharapkan kesiapsiagaan Lapas Perempuan Martapura semakin solid dalam membentengi seluruh penghuni lapas, baik petugas maupun warga binaan, dari ancaman risiko penularan Hantavirus.
- LPP Martapura




