Iklan 1060x90

Kreatif dan Produktif, Ruang Karya Lapas Kotabaru Tampilkan Beragam Produk Unggulan Warga Binaan

Hadi A.
Jumat, Mei 22, 2026 WIB Last Updated 2026-05-22T12:02:44Z

MediaJawa — Ruang karya Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus menghadirkan berbagai hasil pembinaan kreatif dan produktif yang memiliki nilai seni serta nilai ekonomi. Beragam karya unggulan dipamerkan sebagai bentuk nyata pengembangan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan di dalam Lapas, Rabu (20/05).

Berbagai produk yang ditampilkan meliputi baju sasirangan khas Kotabaru, kain sasirangan, hingga aneka kerajinan tangan seperti gantungan kunci berbentuk ikan todak, papan nama, dan kaligrafi. Selain itu, tersedia pula produk UMKM hasil pembinaan seperti Kripsus (keripik usus), Kripik pisang, kripik singkong, serta telur asin yang diproduksi langsung oleh Warga Binaan bersama petugas pembinaan kerja.

Seluruh produk dibuat melalui proses pembinaan keterampilan secara berkelanjutan dengan pendampingan petugas, mulai dari tahap produksi, pengolahan, hingga pengemasan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Lapas Kotabaru dalam membekali Warga Binaan dengan kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. 

Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bahwa ruang karya menjadi sarana untuk menampilkan potensi dan kreativitas Warga Binaan sekaligus mendukung program pembinaan kemandirian.

“Melalui ruang karya ini, kami ingin menunjukkan bahwa Warga Binaan memiliki kemampuan dan kreativitas yang dapat terus dikembangkan menjadi karya bernilai dan produktif. Pembinaan tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga penguatan keterampilan dan kemandirian,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa produk-produk yang dihasilkan tidak hanya menjadi hasil karya semata, tetapi juga bagian dari proses pembentukan mental, tanggung jawab, dan kepercayaan diri Warga Binaan.

“Kami terus mendorong agar hasil pembinaan memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal positif saat kembali ke tengah masyarakat,” tambahnya.

Salah satu produk yang menarik perhatian pengunjung adalah gantungan kunci ikan todak yang menjadi ciri khas daerah Kotabaru, serta baju sasirangan dengan motif lokal yang dibuat secara teliti oleh Warga Binaan.

Melalui ruang karya ini, Lapas Kotabaru terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang kreatif, inovatif, dan berdampak nyata, sekaligus mendukung pengembangan UMKM dan pelestarian budaya lokal melalui hasil karya Warga Binaan.
Komentar

Tampilkan

  • Kreatif dan Produktif, Ruang Karya Lapas Kotabaru Tampilkan Beragam Produk Unggulan Warga Binaan
  • 0

Berita Terkini

Iklan