Iklan 1060x90

Manfaatkan Teknologi Hidroponik, Lapas Kotabaru Panen 40 Pcs Selada Hijau

Syifa W.
Kamis, Juli 09, 2026 WIB Last Updated 2026-07-09T11:20:41Z

MediaJawa – Deretan selada hijau yang tumbuh segar di instalasi hidroponik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru siap dipanen, Kamis (9/7). Dengan penuh ketelitian, warga binaan memetik satu per satu hasil budidaya yang telah mereka rawat selama beberapa pekan hingga menghasilkan 40 pcs selada hidroponik berkualitas.

Panen tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan kemandirian yang melibatkan warga binaan secara langsung, mulai dari penyemaian benih, perawatan tanaman, pengaturan nutrisi, hingga proses panen. Seluruh tahapan dilakukan di bawah pendampingan petugas Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), sehingga warga binaan tidak hanya memahami teknik budidaya hidroponik, tetapi juga belajar mengelola tanaman secara terencana dan berkelanjutan.

Selain menjadi media pembelajaran, budidaya hidroponik juga memberikan pengalaman tentang bagaimana menghasilkan produk pertanian yang memiliki nilai ekonomi. Hasil panen dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan internal sekaligus dipasarkan melalui kerja sama dengan pihak eksternal sebagai bagian dari pengembangan produk hasil pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, mengatakan bahwa pertanian hidroponik merupakan salah satu program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.

“Hidroponik mengajarkan banyak hal, mulai dari ketelitian, kesabaran, hingga tanggung jawab dalam merawat tanaman. Kami ingin warga binaan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat, sekaligus memahami bahwa setiap proses yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh akan menghasilkan sesuatu yang bernilai,” ujar Doni.

Menurutnya, keberhasilan memanen 40 pcs selada hidroponik menjadi bukti bahwa warga binaan mampu mengelola budidaya dengan baik. Hasil tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas pada masa tanam berikutnya.

Salah seorang warga binaan yang terlibat dalam program hidroponik mengaku memperoleh banyak pengalaman baru selama mengikuti pembinaan tersebut.

“Saya belajar mulai dari menyemai benih sampai panen. Melihat tanaman tumbuh dengan baik dan akhirnya bisa dipanen memberikan rasa bangga. Semoga ilmu yang saya dapat di sini bisa saya manfaatkan setelah kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Bagi Lapas Kelas IIA Kotabaru, setiap panen bukan hanya tentang jumlah hasil yang diperoleh. Di balik setiap selada yang dipetik, terdapat proses belajar, kerja keras, dan harapan baru agar warga binaan memiliki keterampilan yang dapat membuka peluang untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Komentar

Tampilkan

  • Manfaatkan Teknologi Hidroponik, Lapas Kotabaru Panen 40 Pcs Selada Hijau
  • 0

Berita Terkini

Iklan