Iklan 1060x90

Sentuh Aspek Spiritual, Lapas Amuntai Jadikan Al-Qur'an Jembatan Hijrah Warga Binaan

Syifa W.
Rabu, Juli 08, 2026 WIB Last Updated 2026-07-08T08:27:43Z

MediaJawa – Semangat memperdalam ilmu agama terus ditunjukkan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Amuntai melalui kegiatan pembelajaran membaca Al-Qur'an yang dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas Amuntai, Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan yang rutin dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an sekaligus membentuk karakter religius warga binaan.

Pembelajaran dilaksanakan secara bertahap dengan metode pendampingan langsung oleh para pembina serta warga binaan yang telah memiliki kemampuan membaca Al-Qur'an lebih baik. Setiap peserta mendapatkan bimbingan sesuai tingkat kemampuannya, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, perbaikan makhraj, penerapan hukum tajwid, hingga kelancaran membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an. Suasana belajar berlangsung penuh kekeluargaan, di mana para peserta saling menyimak dan memperbaiki bacaan satu sama lain.

Kalapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menegaskan bahwa pembelajaran Al-Qur'an menjadi salah satu program pembinaan yang memiliki peran penting dalam membentuk pribadi warga binaan agar memiliki bekal spiritual yang kuat.

"Kemampuan membaca Al-Qur'an adalah bekal yang sangat berharga dalam proses pembinaan. Kami ingin setiap warga binaan memiliki kesempatan untuk belajar, memperbaiki bacaan, sekaligus memperkuat keimanan sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat. Pembinaan di lapas bukan hanya tentang menjalani masa pidana, tetapi juga tentang membangun harapan dan perubahan diri," ujar Gusti Iskandarsyah.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Dengan penuh kesungguhan, warga binaan mengikuti setiap arahan pembimbing, mengulang bacaan yang masih kurang tepat, serta terus berlatih hingga mampu membaca dengan lebih baik. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah dan menumbuhkan semangat untuk terus belajar.

Salah seorang warga binaan, Fadli, mengaku bersyukur dapat mengikuti program pembelajaran tersebut. Menurutnya, kesempatan belajar Al-Qur'an di dalam lapas menjadi motivasi besar untuk memperbaiki diri.

"Dulu saya masih banyak kesulitan membaca Al-Qur'an, tetapi melalui pembelajaran yang rutin dan sabar dari para pembimbing, bacaan saya mulai berkembang. Saya merasa lebih tenang dan semakin termotivasi untuk terus belajar agar bisa membaca Al-Qur'an dengan baik serta mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari," ungkap Fadli.

Melalui kegiatan belajar membaca Al-Qur'an yang dilaksanakan secara berkesinambungan di Masjid At-Taubah, Lapas Kelas IIB Amuntai terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkualitas sebagai bagian dari upaya membentuk warga binaan yang beriman, berakhlak mulia, serta siap kembali menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat.
Komentar

Tampilkan

  • Sentuh Aspek Spiritual, Lapas Amuntai Jadikan Al-Qur'an Jembatan Hijrah Warga Binaan
  • 0

Berita Terkini

Iklan