MediaJawa – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau kembali melaksanakan kegiatan Pembinaan Jasmani melalui Senam Pagi bagi warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan yang berkelanjutan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (07/07) di lingkungan Rutan Kelas IIB Rantau dan diikuti oleh seluruh warga binaan yang berada di Blok E5, E6, E7, E8, serta Blok A Wanita.
Senam pagi berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Dipandu oleh petugas, seluruh peserta mengikuti setiap gerakan senam secara tertib dan kompak. Selain bertujuan menjaga kebugaran fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesehatan, mengurangi tingkat stres, serta menumbuhkan semangat positif bagi warga binaan dalam menjalani masa pembinaan di Rutan Kelas IIB Rantau.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa pembinaan jasmani merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan. “Kesehatan fisik merupakan fondasi penting dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan. Melalui kegiatan senam pagi yang rutin dilaksanakan, kami ingin memastikan warga binaan tetap sehat, bugar, dan memiliki semangat positif sehingga siap mengikuti seluruh program pembinaan yang ada di Rutan,” ujar Renaldi.
Senada dengan hal tersebut, Plh. Kasubsi Pelayanan Tahanan, Darmawan Saputra, mengatakan bahwa kegiatan senam pagi tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga membangun kedisiplinan dan kebersamaan antarwarga binaan. “Pembinaan jasmani merupakan bagian dari upaya kami menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan produktif. Dengan tubuh yang sehat dan suasana yang positif, warga binaan diharapkan lebih termotivasi untuk mengikuti seluruh kegiatan pembinaan secara optimal,” ungkap Darmawan.
Melalui pelaksanaan senam pagi secara rutin, Rutan Kelas IIB Rantau terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang menyentuh aspek fisik, mental, dan sosial warga binaan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pembinaan yang humanis, sekaligus mendukung terciptanya warga binaan yang sehat, disiplin, serta siap kembali berperan positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.




