MediaJawa - Rutan Kelas IIB Rantau melaksanakan kegiatan pengecekan dan pemeriksaan senjata api serta inventaris keamanan pada Rabu (7/1) pukul 11.00 WITA hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Rutan Kelas IIB Rantau sebagai bentuk penguatan sistem pengamanan dan upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Pengecekan dan pemeriksaan dilakukan langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) M. Khadafi Al Faruq bersama staf KPR. Kegiatan difokuskan pada pemeriksaan kondisi fisik senjata api dan peralatan pengamanan guna memastikan seluruh sarana pengamanan berada dalam kondisi terkontrol dan tercatat dengan baik sesuai standar yang berlaku.
Dalam kegiatan tersebut, pengecekan dilaksanakan di ruang Ka. KPR dengan melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap senjata api yang dimiliki. Dari hasil pemeriksaan diketahui terdapat beberapa senjata yang mengalami kerusakan, dengan rincian shot gun 12 GA sebanyak 3 pucuk dengan kondisi 2 pucuk rusak, pistol Bernadelly sebanyak 5 pucuk dalam kondisi baik, serta pistol Pindad sebanyak 5 pucuk dengan 1 pucuk mengalami kerusakan.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menegaskan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan bagian dari komitmen Rutan Rantau dalam menjaga kesiapsiagaan pengamanan. “Pemeriksaan senjata api dan inventaris keamanan harus dilakukan secara rutin dan terkontrol agar setiap potensi risiko dapat diantisipasi sejak dini. Ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan rutan yang aman, tertib, dan sesuai standar pengamanan,” ujar Renaldi Hutagalung.
Sementara itu, Ka. KPR M. Khadafi Al Faruq menyampaikan bahwa hasil pengecekan akan segera ditindaklanjuti sesuai prosedur. “Kami mencatat seluruh hasil pemeriksaan, termasuk senjata yang mengalami kerusakan, untuk selanjutnya dilakukan perbaikan atau pengusulan sesuai ketentuan. Dengan sarana pengamanan yang terkelola dengan baik, diharapkan pelaksanaan tugas pengamanan di Rutan Kelas IIB Rantau dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya.




