MediaJawa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai terus berupaya meningkatkan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu program pembinaan tersebut adalah UMKM jasa laundry (tenaga dalam) yang beroperasi di dalam lingkungan Lapas Kelas IIB Amuntai.
UMKM jasa laundry ini dikerjakan oleh WBP yang memiliki minat dan keterampilan di bidang laundry. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan produktif yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerja, menanamkan disiplin, serta membekali WBP dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha setelah bebas nantinya.
Seluruh pelaksanaan kegiatan UMKM jasa laundry ini berada di bawah pengawasan langsung petugas Lapas, guna memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan, serta tetap memperhatikan aspek keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan. Selain melayani kebutuhan internal Lapas, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif dan mandiri.
Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian melalui UMKM merupakan bagian penting dalam sistem pemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan WBP tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga sikap tanggung jawab dan kesiapan untuk kembali berintegrasi secara positif di tengah masyarakat.
Dengan adanya UMKM jasa laundry (tenaga dalam) ini, Lapas Kelas IIB Amuntai menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembinaan yang berkelanjutan, humanis, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia WBP.




